Skip to main content

Popular posts from this blog

Daftar Putar Musik

Believe me, I've been going through this life.

Yes, I've been going through this life. Being a counsel isn't easy. Being as an infj, on the beginning, felt too hard for me. Believe me, I try. But often life must go on. Something like love, relationship, my personal growing history has become an enormous thing to have in me. I've cited some quotations of life. The best of it, the number one from Mr. Benjamin Franklin. Theodore Roosevelt, Mr. Jacques De Molay and many historical figures. Believe me, I've been going through this life. I have my first crying moment, my first perspective on myself. I have my first contemplating session only with myself. Well sometimes normally, I miss being around with my old pal in the children psychology class. The occupation teacher and tutors. Especially rucita. Yet so far, I've been going through my teenage times too. I get a crush on a girl. I remember sitting on a veranda with glo, my first girlfriend. Making her laugh, tickle her, entertain a lot. And what I got is, I t...

Mantan, sakit jiwa & sandiwaranya

Mantan. Saya tahu kamu pernah sempat menjadi wanita saya dengan wajah yang cantik dan standar kualitas tinggi yang setara dengan apa yang saya preferensikan . Saya juga tahu kalau kamu sakit jiwa dan kamu tenggelam kedalam kesakit jiwaan itu sendiri, yang mana hal tersebut membuat kamu menipu dirimu sendiri dengan memberikan anggapan bahwa semua lelaki tidak memiliki kualitas sama sekali , well, kata siapa? Hingga waktu itu saya datang ke dalam hidupmu , saya bukanlah sebuah permainan untuk kamu... melainkan saya ingin jatuh cinta kepadamu, tanpa harus mengukur waktu yang pernah saya punya, mengenai berapa lama saya akan menjalin hubungan denganmu. Jadi saya tidak sakit jiwa, seperti yang kamu alami, kamu begitu sakit jiwa saat menganggap bahwa jatuh cinta itu seperti menghitung lamanya waktu pacaran dan berniat meninggalkan pacarmu begitu saja? Jadi kalau begitu pacaran itu seperti bom waktu yang ditunggu, meledak dan menyakitkan, begitu ya? Oh, honey ... itu...