Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2015

Kalau Bisa Hidup Sederhana Kenapa Harus Mewah? - Ini Penting

Bagi sebagian orang kualitas hidup erat kaitannya dengan gaya hidup yang dijalani. Mereka yang yang mampu tapi memilih menjalani gaya hidup sederhana sering dicap aneh, mengekang diri bahkan pelit. Collins English Dictionary memberi definisi gaya hidup (life style) sebagai berikut: “A set of attitudes, habits or possessions associated with a particular person or group” – Sekumpulan sikap, kebiasaan atau kepemilikan yang terkait dengan seseorang atau kelompok tertentu. Dari definisi diatas bisa kita lihat bahwa gaya hidup seseorang tidak harus ada kaitannya dengan status sosial ekonomi seseorang. Orang bisa saja kaya raya tapi kalau memang pada dasarnya bersahaja, gaya hidupnya akan merefleksikan hal tersebut, contoh: Warren Buffett. Sayangnya pembicaraan  gaya hidup cenderung identik dengan pakaian, tempat nongkrong, hiburan, shopping dan kehidupan glamour. Kalau tidak pecaya, lihat saja kolom gaya hidup dalam berbagai majalah. Seakan-akan hanya gaya hidup ala ...

Actually, life is short.

Nikmatilah senja hari, menangislah akan keindahan nya, duduklah di tengah malam, menangislah karena sunyi adalah sahabatmu dalam duka. Menangislah dalam sebuah kontemplasi. Kawanku, mungkin renungan kita ini sebuah alakadarnya. Tetapi hidup memang ada yang berduri, biarkan kita belajar dan terus belajar. Karena ketika sudah mati, pelajaran kita sudah selesai. Tidak ada lagi keren kerenan seperti preman, pamer pameran harta, dan bergelut dengan urusan dunia. Belajar lah untuk berkata ikhlas dan tulus. "Oh iya, tidak apa apa.." "Terima kasih, mohon maaf jika saya melakukan kesalahan" 15 maret 2015, pukul 20.00 wib. Cecco cafe, bandung. Written By : Naufal rangkuti

Merelakan beban

Sorry to say. Waktu demi waktu berlalu. Perasaan lupa dan lupa pun seperti menjadi hal yang biasa sekali ketika saya mengalami jutaan bahkan lebih momen didalam hidup ini. Setidaknya, tersenyum adalah satu satunya rasa manis yang saya ingat, ah, memang itu adanya. Terkadang sambil bersandar, saya memiliki refleksi, apa jadinya jika manusia dapat mengikat waktu. Mungkin merelakan beban membuat hidup jadi lebih nikmat. Siapa tahu, kalau bisa bertemu wanita cantik. Siapa tahu, dalam sebuah pengamatan ada kemenarikan yang tak diduga. Kan, gak ada yang tahu? Lagipula saya.. Mempunyai kapasitas kalau soal memiliki urusan urusan dalam hidup sebagai teman. Tetapi, berkapasitas bukan berarti harus berbatas, artinya akan ada sebuah keputusan yang dipilih. Dengan penguraian situasi, berdiskusi dengan beberapa sahabat, begitu maksudnya. Kemudian menciptakan sebuah kenyamanan dalam berinteraksi. Oke, saya coba merelakan beban, membuat hidup menjadi lebih padat, ringkas dan...