Nikmatilah senja hari, menangislah akan keindahan nya, duduklah di tengah malam, menangislah karena sunyi adalah sahabatmu dalam duka. Menangislah dalam sebuah kontemplasi. Kawanku, mungkin renungan kita ini sebuah alakadarnya. Tetapi hidup memang ada yang berduri, biarkan kita belajar dan terus belajar. Karena ketika sudah mati, pelajaran kita sudah selesai.
Tidak ada lagi keren kerenan seperti preman, pamer pameran harta, dan bergelut dengan urusan dunia. Belajar lah untuk berkata ikhlas dan tulus.
"Oh iya, tidak apa apa.."
"Terima kasih, mohon maaf jika saya melakukan kesalahan"
15 maret 2015, pukul 20.00 wib.
Cecco cafe, bandung.
Written By : Naufal rangkuti

Comments
Post a Comment
Please don't hesitate to give a comment.