Sorry to say.
Waktu demi waktu berlalu. Perasaan lupa dan lupa pun seperti menjadi hal yang biasa sekali ketika saya mengalami jutaan bahkan lebih momen didalam hidup ini.
Setidaknya, tersenyum adalah satu satunya rasa manis yang saya ingat, ah, memang itu adanya. Terkadang sambil bersandar, saya memiliki refleksi, apa jadinya jika manusia dapat mengikat waktu.
Mungkin merelakan beban membuat hidup jadi lebih nikmat. Siapa tahu, kalau bisa bertemu wanita cantik. Siapa tahu, dalam sebuah pengamatan ada kemenarikan yang tak diduga.
Kan, gak ada yang tahu? Lagipula saya.. Mempunyai kapasitas kalau soal memiliki urusan urusan dalam hidup sebagai teman. Tetapi, berkapasitas bukan berarti harus berbatas, artinya akan ada sebuah keputusan yang dipilih.
Dengan penguraian situasi, berdiskusi dengan beberapa sahabat, begitu maksudnya. Kemudian menciptakan sebuah kenyamanan dalam berinteraksi.
Oke, saya coba merelakan beban, membuat hidup menjadi lebih padat, ringkas dan original. Ya siapa tahu, setiap jengkal hidup ini dapat lebih dinikmati.
Naufal Rangkuti
@Mcmore house.
Comments
Post a Comment
Please don't hesitate to give a comment.