"Srrrrrrr"
Suara hujan yang deras terdengar gemuruhnya dari seluruh sudut rumah saya, ketika hujan berlangsung, saya akan menjadi beruntung karena dapat menyaksikan panorama hujan di malam hari yang remang dari perkotaan bandung dengan lelampuan yang saling temaram dan menyinari kota ini di malam hari.
Pemutar musik menyala, daftar putar kali ini otomatis memutarkan lagu lagu dari michael buble, yah, lagu nya memang terdengar selalu spesial. Saya pikir malam ini adalah malam yang keren, saat saya mulai duduk dan merasa kagum memperhatikan sebongkah pemandangan malam hari yang sedang hujan di hadapan saya, inilah pertanda dan saat yang tepat untuk euforia dan mulai berpesta lagi, mengapa? karena bandung kembali hujan di akhir tahunnya yang sebentar saja, tuhan, apa saya lupa, atau mungkin memang saya baru saja ingat, bahwa memang bandung adalah musim hujan di akhir tahun.
Ohoho, saya suka sekali ini, akhir tahun yang dihiasi dengan hujan itu rasanya begitu romance, ladies. Daftar prioritas saya mulai menyala satu per satu, sedikit histeris memang karena terlalu senang, baik, sekarang ada apa saja di kamar ini, yang pertama, piringan kaset musik jazz lengkap dari kota manhattan, foto album dari teman teman lama, sketsa gambar - gambar yang belum selesai, dan panduan berdansa yang sedikit lagi dikuasai, jadi mari berdansa dengan fantastis, namun santai, sebelum itu, mari kita ambil kopi dulu di koridor utama.
Apa yang tidak lebih baik dari secangkir brazilian Coffee ?
Di ranjang tidur, perlahan lahan saya mulai terbangun, dengan selimut tebal berwarna biru tua yang saya gunakan, kebiasaan mengintip dan menghembuskan nafas tiga kali lebih cepat adalah hal yang lumayan sering saya lakukan, saya kurang tahu kenapa, saya harap nafas ini adalah nafas yang menghembuskan kesejahteraan.
Waktu terasa cepat, saya menguap dan lemas memandang keluar sana, hujannya besar sekali, dan seketika dingin menyerempet seluruh tubuh saya, saya melipat kaki dan melihat bayangan saya diujung kaca, tepatnya pada hari selasa ini...
"Slrrps, ahh."
Jadi, saya senang bisa kembali hujan di akhir tahun, apa yang tidak keren dari turunnya sebuah hujan di malam hari, sebuah malam, yang memang keren. Saya bisa berdansa disana, saya bisa membaca buku petualangan telepati kesukaan saya, saya bisa berbicara dengan wanita cantik yang saya cintai.