Skip to main content

Apa itu Ambivert?

Ambivert, mungkin anda masih asing dengan istilah itu, namun jika anda sudah mengetahui karakteristik dari introvert dan ekstrovert, anda akan dengan mudah dapat mengetahui apa yang dimaksud dengan ambivert.

Anda masih belum bisa mengetahui apa yang saya maksud? Baiklah, akan saya beritahu, ambivert merupakan gabungan antara introvert dan ekstrovert.

Gabungan dari keduanya? Sifatnya itu seperti apa? Kan Introvert dan ekstrovert itu juga sudah sangat berbeda.

Jadi begini, memang sifat para ambivert merupakan di tengah-tengah antara introvert dan ekstrovert. Mereka suka untuk berintraksi dengan lingkungan yang ada di sekitarnya, namun juga bisa menarik diri dari lingkungannya, semua itu tinggal mengikuti bagaimana mood mereka pada saat itu.
Mereka tetap bisa untuk bercanda ria dengan orang-orang yang dianggapnya cocok, namun jika lingkungan sekitarnya tidak cocok dengannya, maka dia hanya bisa terdiam dan hanya menjadi penonton saja. Sekali lagi, karena mereka mengikuti mood mereka.

Karena mengikuti mood dan sudah pasti mood-nya juga sering berubah-ubah, maka tipe yang satu ini juga agak susah dikendalikan, karena mereka menjadi orang yang sensitif. Ketika mood mereka sedang ingin berada di bagian introvert, maka dia akan memilih tempat yang tenang dan menikmati kesunyian untuk mendapatkan energi, namun jika mood mereka ada pada bagian ekstrovert, maka dia akan mencari tempat-tempat ramai untuk mendapatkan energi yang dibutuhkannya.


Jika bisa dibuat sebuah perumpamaan, mereka yang introvert dan ekstrovert itu bagaikan hewan yang hanya bisa hidup di satu alam, seperti ikan yang hidup di air dan harimau yang hidup di daratan, sementara ambivert itu merupakan hewan amfibi, yang dimana mereka bisa hidup di dua alam, di air dan di daratan. Saya sendiri juga mempunyai seorang teman yang ambivert, yang dimana dia sendiri sulit sekali untuk ditebak, dan jujur saja ini terkadang juga membuat kami sebagai teman-temannya merasa bingung, karena dia terkadang bisa mudah sekali akrab dengan orang-orang yang ada di sekitarnya, namun terkadang dia tidak cukup kuat untuk menjadi pusat perhatian, misalnya sewaktu mempresentasikan sesuatu di depan kelas.


Dia sendiri terkadang bisa menjadi seperti saya yang introvert, yaitu suka menyendiri, jikapun bersama teman, dia hanya memilih untuk bersama dengan orang-orang yang dia anggap cocok dengan dia, terkadang dia juga sulit untuk diajak pergi ke suatu tempat dan seakan harus dipaksa untuk ikut, tapi jika dia diajak untuk pergi ke perpustakaan ketika dia dalam mode introvert-nya, dia akan sangat senang, sama seperti saya. Terkadang dia juga bisa menjadi seperti teman-teman saya yang ekstrovert, jadi hobby untuk pergi kemana-mana, yang penting adalah ke tempat-tempat keramaian, akrab sama semua orang. Sangat membingunkan bagaimana sifatnya, terkadang tertutup dan misterius, terkadang menjadi terbuka.




Comments

Popular posts from this blog

Believe me, I've been going through this life.

Yes, I've been going through this life. Being a counsel isn't easy. Being as an infj, on the beginning, felt too hard for me. Believe me, I try. But often life must go on. Something like love, relationship, my personal growing history has become an enormous thing to have in me. I've cited some quotations of life. The best of it, the number one from Mr. Benjamin Franklin. Theodore Roosevelt, Mr. Jacques De Molay and many historical figures. Believe me, I've been going through this life. I have my first crying moment, my first perspective on myself. I have my first contemplating session only with myself. Well sometimes normally, I miss being around with my old pal in the children psychology class. The occupation teacher and tutors. Especially rucita. Yet so far, I've been going through my teenage times too. I get a crush on a girl. I remember sitting on a veranda with glo, my first girlfriend. Making her laugh, tickle her, entertain a lot. And what I got is, I t...

Personal Flexibility: A series of life events.

The Bureau. I would spend my money for making this services available to me after all the year gone by. So why? I'm sure there must be some reason. Well, I'd fully recommend me the psychologist structured way to overcomes my personal problem. On the beginning, let's make it clear about me whom tend to not pretending that I didn't have a problem, at all. Instead, I have one small problem, and that's the reason. People gonna say that's useless to come to a psychologist, waste of money, bla bla bla. For me, that Psychologist psy degree proves better compared with the people opinions. The occupational therapist helped me to figure out my problem, the thing that I didn't know, they're the expert of various human experience. Now, let me tell you a story. When I was 7 years old, I have a problem in observing too many living aspect in a detailed way, the school, families, friends, and even myself. Yeah, I was overwhelmed by my habit of analyzing too muc...

Daftar Putar Musik